Midjourney Meluncurkan Scanner USG Penuh Tubuh: Dari Gambar Kucing ke Diagnostik Medis AI
Oleh Mag-Info Tech editorial · 2026-06-18

Midjourney, perusahaan yang dikenal luas sebagai pembuat model AI pembangkit gambar yang populer, kini tengah menapaki bidang yang sama sekali berbeda: diagnostik medis. Baru-baru ini, CEO David Holz memperkenalkan perangkat keras pertama perusahaan tersebut, yang diberi nama Midjourney Scanner. Perangkat ini bukan lagi sekadar alat untuk menghasilkan gambar kucing atau karya seni AI, melainkan sebuah inovasi teknologi yang ditujukan untuk menangkap gambar tubuh manusia secara menyeluruh menggunakan teknologi ultrasound (USG). Dengan desain yang menggunakan cincin sensor untuk memindai tubuh secara vertikal, perangkat ini berpotensi merevolusi cara dokter melihat dan mendiagnosis kondisi medis internal.
Langkah Midjourney ke bidang medis ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena perusahaan tersebut sebelumnya dikenal sebagai platform yang fokus pada kreasi visual berbasis teks. Namun, Holz menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar eksperimen sampingan. Menurutnya, Midjourney Scanner diklaim mampu menghasilkan gambar yang “lebih unggul dalam banyak hal dibandingkan mesin MRI,” meskipun belum ada bukti komprehensif yang dipublikasikan secara luas. Perusahaan juga merencanakan pembangunan fasilitas spa di San Francisco yang akan dilengkapi dengan perangkat ini, menunjukkan ambisi Midjourney untuk mengintegrasikan teknologi AI dalam layanan kesehatan yang lebih luas. Inisiatif ini menandai pergeseran signifikan dalam strategi perusahaan, dari sekadar pembangkit konten kreatif menuju solusi diagnostik yang lebih serius.
Dari Gambar Kucing ke Gambar Medis: Transformasi Strategis Midjourney
Perjalanan Midjourney selama ini identik dengan pembuatan gambar AI yang mengagumkan, mulai dari karya seni abstrak hingga foto realistis. Namun, keputusan untuk mengembangkan perangkat keras khusus untuk keperluan medis menunjukkan perubahan arah yang radikal. Holz sendiri mengakui bahwa langkah ini mungkin terdengar aneh bagi banyak orang, terutama karena Midjourney selama ini dikenal sebagai platform yang berfokus pada imajinasi visual. “Kami memang mulai dengan gambar kucing,” kata Holz dalam presentasi, “tapi sekarang kami bergerak ke arah yang sama sekali berbeda.” Perusahaan tidak lagi sekadar memproses teks menjadi gambar, melainkan juga menangkap data medis mentah dan mengolahnya menjadi informasi diagnostik yang dapat dimanfaatkan oleh profesional kesehatan.
Perangkat Midjourney Scanner menggunakan teknologi ultrasound dengan desain yang inovatif. Berbeda dengan perangkat USG konvensional yang memerlukan operator terlatih untuk mengarahkan probe, perangkat ini menggunakan cincin sensor yang dapat menangkap gambar tubuh secara vertikal dalam sekali pemindaian. Desain ini memungkinkan pengambilan gambar yang lebih cepat dan konsisten, serta mengurangi ketergantungan pada keahlian operator. Selain itu, Midjourney mengklaim bahwa perangkat ini mampu menghasilkan gambar dengan resolusi dan kejelasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan mesin MRI konvensional, terutama dalam menangkap struktur halus di dalam tubuh. Meskipun klaim ini masih perlu diuji lebih lanjut, inovasi ini menunjukkan potensi besar Midjourney untuk berkontribusi dalam bidang medis.
Teknologi USG Berbasis AI: Bagaimana Cara Kerjanya?
Midjourney Scanner mengandalkan kombinasi teknologi ultrasound dan kecerdasan buatan untuk menghasilkan gambar diagnostik yang akurat. Perangkat ini terdiri dari cincin sensor yang dirancang untuk mengelilingi tubuh pasien, menangkap gelombang suara yang dipantulkan dari berbagai jaringan internal. Data mentah yang dihasilkan kemudian diproses oleh model AI yang dikembangkan secara khusus oleh Midjourney. Model ini dirancang untuk membersihkan noise, meningkatkan resolusi, dan menyegmentasi struktur anatomi secara otomatis, sehingga menghasilkan gambar yang lebih tajam dan mudah diinterpretasi oleh dokter.

Salah satu fitur utama dari Midjourney Scanner adalah kemampuannya untuk memindai tubuh secara vertikal, yang memungkinkan pengambilan gambar dalam satu gerakan tanpa perlu menggeser probe secara manual. Hal ini tidak hanya mempercepat proses pemindaian, tetapi juga mengurangi risiko kesalahan yang disebabkan oleh pergerakan pasien. Selain itu, perangkat ini dilengkapi dengan sistem pendingin dan pengolahan data yang memungkinkan analisis gambar secara real-time. Dengan demikian, dokter dapat segera mendapatkan hasil pemindaian tanpa harus menunggu lama, yang pada gilirannya dapat mempercepat proses diagnosis dan pengambilan keputusan medis.
Potensi Revolusi dalam Diagnostik Medis
Jika Midjourney Scanner terbukti efektif, perangkat ini berpotensi merevolusi bidang diagnostik medis. Saat ini, mesin MRI dan CT scan merupakan standar emas untuk pencitraan internal, tetapi perangkat ini memiliki biaya operasional yang tinggi, memerlukan ruang khusus, dan proses pemindaian yang relatif lambat. Midjourney Scanner, di sisi lain, menawarkan solusi yang lebih terjangkau, portabel, dan cepat. Perangkat ini dapat diintegrasikan ke dalam klinik kecil, pusat kesehatan, atau bahkan digunakan dalam situasi darurat di lapangan. Selain itu, dengan menggunakan AI untuk memproses gambar, perangkat ini dapat membantu mengurangi beban kerja dokter dan meningkatkan akurasi diagnosis.
Namun, tantangan utama yang dihadapi oleh Midjourney Scanner adalah validasi klinis. Meskipun perusahaan mengklaim perangkat ini lebih unggul dari MRI, klaim tersebut belum didukung oleh studi klinis independen yang komprehensif. Para ahli medis menekankan pentingnya uji coba yang ketat untuk memastikan bahwa gambar yang dihasilkan benar-benar akurat dan dapat diandalkan. Selain itu, perangkat ini juga perlu memenuhi standar regulasi yang ketat sebelum dapat digunakan secara luas dalam praktik medis. Midjourney sendiri menyatakan bahwa mereka sedang dalam proses untuk mendapatkan sertifikasi dan persetujuan dari badan regulasi yang relevan.
Integrasi AI dalam Kesehatan: Peluang dan Risiko
Penggunaan AI dalam diagnostik medis bukanlah hal baru. Banyak perusahaan teknologi dan startup kesehatan telah mengembangkan solusi berbasis AI untuk membantu dokter dalam menganalisis gambar medis, mendeteksi penyakit, dan memprediksi risiko kesehatan. Midjourney Scanner hadir sebagai salah satu inovasi terbaru dalam bidang ini, dengan pendekatan yang menggabungkan perangkat keras dan perangkat lunak AI. Namun, integrasi AI dalam kesehatan juga membawa sejumlah risiko yang perlu dipertimbangkan.
Salah satu risiko utama adalah ketergantungan yang berlebihan pada AI. Meskipun AI dapat membantu meningkatkan efisiensi dan akurasi diagnosis, perangkat ini tidak boleh menggantikan peran dokter sepenuhnya. Dokter tetap perlu melakukan interpretasi akhir terhadap hasil pemindaian, serta mempertimbangkan konteks klinis pasien. Selain itu, ada juga risiko bias dalam model AI, terutama jika data pelatihan yang digunakan tidak representatif atau tidak mencakup populasi yang beragam. Midjourney perlu memastikan bahwa model AI yang digunakan dalam perangkat ini telah diuji secara menyeluruh untuk menghindari kesalahan diagnosis yang merugikan pasien.








Hasil nyata dari AI MEFAI. Dapatkan diskon $50 untuk paket Pro.
Disponsori · Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil masa depan. Bukan saran keuangan.

Rencana Ekspansi: Dari Perangkat Keras ke Layanan Kesehatan
Selain mengembangkan Midjourney Scanner, perusahaan juga mengumumkan rencana untuk membangun sebuah fasilitas spa di San Francisco yang akan dilengkapi dengan perangkat ini. Meskipun terdengar tidak biasa, Holz menjelaskan bahwa fasilitas ini akan berfungsi sebagai pusat penelitian dan pengembangan, serta tempat untuk menguji coba perangkat dalam lingkungan yang lebih santai. “Kami ingin menunjukkan bahwa teknologi ini tidak hanya untuk rumah sakit atau klinik, tetapi juga dapat diintegrasikan ke dalam layanan kesehatan yang lebih luas,” kata Holz. Fasilitas ini juga akan digunakan untuk mengumpulkan data tambahan guna meningkatkan akurasi dan kinerja perangkat.
Rencana ini menunjukkan bahwa Midjourney tidak hanya melihat Midjourney Scanner sebagai sebuah produk komersial, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem yang lebih besar. Perusahaan berencana untuk terus mengembangkan perangkat ini, serta mengeksplorasi kemungkinan integrasi dengan sistem kesehatan lainnya, seperti rekam medis elektronik dan platform telemedicine. Dengan demikian, Midjourney Scanner berpotensi menjadi salah satu komponen kunci dalam transformasi digital bidang kesehatan, yang tidak hanya terbatas pada diagnostik, tetapi juga pada pemantauan kesehatan jangka panjang dan pencegahan penyakit.
Dampak bagi Industri dan Pasar
Peluncuran Midjourney Scanner berpotensi memberikan dampak yang signifikan bagi industri pencitraan medis. Saat ini, pasar perangkat USG didominasi oleh perusahaan-perusahaan besar seperti GE Healthcare, Siemens Healthineers, dan Philips. Dengan hadirnya Midjourney, perusahaan baru ini dapat mengganggu pasar yang sudah mapan dengan menawarkan solusi yang lebih inovatif dan terjangkau. Selain itu, perangkat ini juga dapat membuka peluang bagi klinik-klinik kecil dan praktik dokter mandiri yang selama ini kesulitan untuk mengakses teknologi pencitraan yang canggih.
Namun, persaingan di pasar ini tidak akan mudah. Perusahaan-perusahaan yang sudah mapan memiliki reputasi yang kuat, serta jaringan distribusi yang luas. Midjourney perlu membuktikan bahwa perangkatnya benar-benar unggul dalam hal kinerja, akurasi, dan biaya sebelum dapat bersaing secara efektif. Selain itu, perusahaan juga perlu membangun kepercayaan di kalangan profesional medis, yang cenderung berhati-hati dalam mengadopsi teknologi baru, terutama yang berkaitan dengan diagnosis pasien.

Apa yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya?
Bagi para profesional medis, pengembang teknologi, dan bahkan masyarakat umum, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perkembangan Midjourney Scanner. Pertama, validasi klinis perangkat ini harus menjadi prioritas. Midjourney perlu bekerja sama dengan rumah sakit, universitas, dan lembaga penelitian untuk melakukan uji coba yang ketat dan mempublikasikan hasilnya secara transparan. Tanpa bukti ilmiah yang kuat, perangkat ini hanya akan dianggap sebagai prototipe yang menarik, tetapi tidak dapat diandalkan untuk penggunaan klinis.
Kedua, perusahaan perlu mempertimbangkan aspek etika dan privasi data. Perangkat ini akan menangkap dan memproses data medis pasien, yang merupakan informasi yang sangat sensitif. Midjourney perlu memastikan bahwa data tersebut diolah dengan aman, sesuai dengan regulasi yang berlaku, dan tidak disalahgunakan. Selain itu, perusahaan juga perlu mempertimbangkan bagaimana perangkat ini akan diintegrasikan ke dalam sistem kesehatan yang sudah ada, serta bagaimana data yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan.
Ketiga, bagi masyarakat umum, perkembangan ini menunjukkan bahwa AI tidak hanya terbatas pada bidang kreatif, tetapi juga dapat memberikan dampak nyata dalam bidang kesehatan. Perangkat ini berpotensi membuat diagnostik medis lebih terjangkau, cepat, dan akurat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas hidup. Namun, masyarakat juga perlu diedukasi tentang cara kerja perangkat ini, serta bagaimana cara mengaksesnya. Midjourney perlu memastikan bahwa perangkat ini tidak hanya tersedia bagi kalangan tertentu, tetapi juga dapat diakses oleh masyarakat luas.
Kesimpulan: Langkah Baru dalam Integrasi AI dan Kesehatan
Peluncuran Midjourney Scanner menandai babak baru dalam integrasi AI dan teknologi medis. Dengan mengembangkan perangkat keras yang mampu menangkap gambar tubuh manusia secara menyeluruh dan memprosesnya dengan AI, Midjourney menunjukkan bahwa perusahaan ini tidak hanya sekadar pembuat model pembangkit gambar, tetapi juga inovator yang berani menjelajahi bidang baru. Meskipun masih banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam hal validasi klinis dan persaingan pasar, langkah ini memiliki potensi besar untuk merevolusi cara kita melihat dan mendiagnosis kondisi medis.
Bagi para pemangku kepentingan, baik di bidang teknologi maupun kesehatan, perkembangan ini menjadi pengingat bahwa inovasi tidak selalu datang dari pemain lama, tetapi juga dari perusahaan-perusahaan baru yang berani mengambil risiko. Bagi masyarakat umum, perangkat ini memberikan harapan akan masa depan diagnostik medis yang lebih canggih, terjangkau, dan efisien. Namun, semua pihak perlu bersabar dan terus mengawasi perkembangan ini dengan kritis, memastikan bahwa setiap inovasi benar-benar memberikan manfaat yang nyata bagi kesehatan dan kesejahteraan manusia.
Lebih lanjut di Perangkat Lunak & SaaS

Apple Naik Harga karena Kenaikan Biaya RAM yang Tidak Berkelanjutan
Apple dikabarkan akan menaikkan harga produknya akibat lonjakan biaya RAM yang tidak terkelola, dengan dampak langsung ke lini iPhone, Mac, dan perangkat keras lainnya.

FDA Izinkan Terapi Larva Dua Spesies Lalat untuk Penyembuhan Luka
FDA baru saja memberikan izin untuk terapi larva lalat kedua yang digunakan dalam penyembuhan luka. Apa artinya bagi pasien dan industri medis?

Wear OS 7 Hadir di Pixel Watch 2, 3, dan 4: Live Updates, Daya Tahan Baterai Lebih Baik, dan Fitur AI Geminin
Wear OS 7 kini resmi hadir untuk Pixel Watch 2, 3, dan 4 dengan Live Updates, peningkatan daya tahan baterai, serta integrasi fitur AI Gemini Intelligence yang akan datang.

