Apple Perbaiki Kerentanan Serius pada Beats Studio Buds yang Memungkinkan Pencurian Suara
Oleh Mag-Info Tech editorial · 2026-06-19

Apple baru-baru ini merilis pembaruan firmware untuk Beats Studio Buds guna menutup celah keamanan kritis yang memungkinkan penyerang mencuri suara pengguna tanpa perlu memasangkan perangkat terlebih dahulu. Kerentanan ini, yang diberi identifikasi CVE-2025-20701 dengan skor keparahan 8,8 dari skala 10, terletak pada sistem autentikasi yang lemah di firmware chip Bluetooth perangkat. Pembaruan ini menjadi bagian dari respons industri terhadap temuan peneliti keamanan yang dipublikasikan setahun sebelumnya.
Celah ini memungkinkan siapa pun dalam jangkauan sinyal Bluetooth untuk menyamar sebagai perangkat yang sebelumnya pernah dipasangkan dengan Beats Studio Buds. Dengan teknik tersebut, penyerang dapat memanfaatkan mikrofon yang terhubung dengan earbud untuk merekam percakapan atau suara di sekitar pengguna. Risiko ini sangat serius karena tidak memerlukan persetujuan atau interaksi dari pengguna, serta tidak memunculkan tanda peringatan yang jelas. Apple menyatakan dalam advisory keamanan bahwa “seorang penyerang dalam jangkauan Bluetooth mungkin dapat mendengarkan melalui mikrofon perangkat yang belum dipasangkan dan sedang mencari permintaan pemasangan”.
Bagaimana Kerentanan CVE-2025-20701 Bisa Terjadi Tanpa Pemasangan
Kerentanan ini berawal dari desain autentikasi yang tidak memadai pada firmware chip Bluetooth yang diproduksi oleh Airoha Systems. Temuan ini pertama kali diungkap oleh para peneliti keamanan Dennis Heinze dan Frieder Steinmetz dari Insinuator sekitar setahun yang lalu. Mereka menemukan bahwa chip Airoha yang digunakan di berbagai perangkat audio nirkabel memiliki kelemahan dalam proses verifikasi perangkat yang hendak dipasangkan. Celah ini memungkinkan penyerang untuk memalsukan identitas perangkat yang sebelumnya pernah terhubung, sehingga sistem tidak mengenali bahwa perangkat yang mencoba terhubung adalah pihak yang tidak sah.
Proses autentikasi yang lemah ini terjadi karena kurangnya penerapan mekanisme kriptografi yang kuat pada tahap awal pemasangan. Saat perangkat mencoba untuk dipasangkan, sistem tidak memverifikasi dengan benar apakah perangkat tersebut benar-benar perangkat yang sebelumnya terhubung. Akibatnya, penyerang dapat mengirimkan sinyal palsu yang melewati proses autentikasi, sehingga perangkat audio seperti Beats Studio Buds secara otomatis menerima koneksi dan mengaktifkan mikrofon. Dengan demikian, suara di sekitar pengguna dapat direkam tanpa sepengetahuan mereka.
Dampak dari Kerentanan terhadap Pengguna Beats Studio Buds
Pengguna Beats Studio Buds yang tidak segera memperbarui firmware berisiko memiliki mikrofon yang dapat diakses oleh pihak yang tidak berwenang. Meskipun earbud ini dirancang untuk digunakan sebagai perangkat audio pribadi, celah keamanan ini membuka kemungkinan bagi penyerang untuk melakukan serangan eavesdropping atau pencurian suara. Serangan semacam ini bisa berdampak serius, terutama jika pengguna membahas informasi sensitif, seperti rahasia bisnis, data keuangan, atau percakapan pribadi yang seharusnya dirahasiakan.

Skor keparahan 8,8 yang diberikan kepada CVE-2025-20701 menunjukkan bahwa kerentanan ini memiliki potensi dampak yang sangat tinggi. Selain itu, sifat serangan yang tidak memerlukan interaksi pengguna menjadikannya sangat berbahaya. Pengguna tidak akan melihat indikasi apapun bahwa mikrofon mereka sedang diakses oleh pihak lain. Hal ini membuat serangan ini sulit dideteksi dan berpotensi berlangsung tanpa disadari dalam jangka waktu yang lama.
Mekanisme Pembaruan Otomatis oleh Apple
Apple menangani kerentanan ini dengan merilis pembaruan firmware Beats Firmware Update 1B211, yang diterapkan secara otomatis ketika earbud terhubung dengan perangkat Apple melalui Bluetooth. Pembaruan ini tidak memerlukan tindakan manual dari pengguna, sehingga pengguna tidak perlu khawatir tentang proses instalasi yang rumit. Namun, pengguna tetap disarankan untuk memastikan bahwa earbud mereka terhubung dengan perangkat Apple saat pembaruan sedang berlangsung.
Untuk memeriksa apakah pembaruan telah berhasil diterapkan, pengguna dapat membuka pengaturan Bluetooth di perangkat Apple mereka. Dengan mengetuk ikon informasi di sebelah nama Beats Studio Buds, pengguna dapat melihat versi firmware yang terpasang. Jika versi firmware menunjukkan 1B211, berarti perangkat telah diperbarui dan kerentanan telah ditutup. Proses pembaruan ini dirancang untuk meminimalkan hambatan bagi pengguna, sehingga memastikan bahwa mayoritas pengguna akan terlindungi tanpa perlu melakukan tindakan tambahan.
Respons Industri terhadap Temuan Peneliti Keamanan
Kerentanan CVE-2025-20701 bukanlah kasus yang berdiri sendiri. Temuan ini berasal dari penelitian yang dilakukan oleh para ahli keamanan yang menemukan kelemahan serupa pada chip Bluetooth yang diproduksi oleh Airoha Systems. Setelah penemuan ini dipublikasikan, Airoha Systems merilis pembaruan SDK (Software Development Kit) kepada produsen perangkat yang menggunakan chip mereka. Hal ini menunjukkan bahwa kerentanan ini memengaruhi berbagai merek dan model perangkat audio nirkabel di luar Beats Studio Buds.








Hasil nyata dari AI MEFAI. Dapatkan diskon $50 untuk paket Pro.
Disponsori · Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil masa depan. Bukan saran keuangan.

Apple hanyalah salah satu dari beberapa produsen yang merespons dengan cepat terhadap temuan ini. Produsen lain, seperti Jabra, juga telah merilis pembaruan firmware untuk perangkat mereka guna menutup celah keamanan yang sama. Respons industri yang cepat ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara produsen perangkat, peneliti keamanan, dan ekosistem perangkat lunak dalam menangani ancaman keamanan yang baru ditemukan. Tanpa kerja sama ini, pengguna akan tetap rentan terhadap serangan yang memanfaatkan celah keamanan yang telah diketahui.
Cara Memastikan Perangkat Tetap Aman setelah Pembaruan
Meskipun Apple telah menerapkan pembaruan otomatis, pengguna tetap disarankan untuk mengambil langkah-langkah tambahan guna memastikan perangkat mereka tetap aman. Pertama, pastikan perangkat Apple yang digunakan untuk menghubungkan Beats Studio Buds selalu diperbarui ke versi iOS, iPadOS, atau macOS terbaru. Pembaruan sistem operasi sering kali mencakup perbaikan keamanan yang lebih luas, sehingga memastikan perangkat tetap terlindungi dari ancaman yang diketahui.
Selain itu, pengguna juga disarankan untuk memeriksa secara berkala apakah ada pembaruan firmware tambahan yang tersedia untuk perangkat audio mereka. Meskipun Apple telah menerapkan pembaruan otomatis, tidak ada salahnya untuk memastikan bahwa perangkat telah menerima pembaruan terbaru. Pengguna juga dapat mempertimbangkan untuk menonaktifkan fitur Bluetooth ketika tidak digunakan, terutama di tempat umum, untuk mengurangi risiko serangan yang memanfaatkan jangkauan Bluetooth.
Implikasi Lebih Luas bagi Keamanan Perangkat Audio Nirkabel
Kerentanan ini menyoroti kerentanan yang lebih luas dalam ekosistem perangkat audio nirkabel yang menggunakan chip Bluetooth tertentu. Meskipun chip dari Airoha Systems digunakan secara luas, kerentanan semacam ini menunjukkan bahwa produsen perangkat perlu lebih ketat dalam menerapkan standar keamanan yang tinggi sejak tahap desain. Autentikasi yang lemah pada tahap pemasangan dapat menjadi pintu masuk bagi penyerang untuk mengeksploitasi perangkat yang seharusnya aman.
Produsen perangkat audio nirkabel lainnya juga perlu mempertimbangkan untuk melakukan audit keamanan menyeluruh terhadap perangkat mereka, terutama jika mereka menggunakan chip dari produsen yang sama. Selain itu, pengguna perlu lebih sadar akan risiko keamanan yang terkait dengan perangkat yang selalu terhubung dengan internet atau perangkat nirkabel lainnya. Kesadaran ini akan membantu pengguna untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan guna melindungi data pribadi mereka.

Apa yang Harus Dilakukan oleh Produsen Perangkat Lain?
Produsen perangkat audio nirkabel lainnya yang menggunakan chip dari Airoha Systems atau produsen serupa perlu segera memeriksa apakah perangkat mereka juga terpengaruh oleh kerentanan CVE-2025-20701. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan menghubungi produsen chip untuk mendapatkan pembaruan firmware terbaru. Setelah itu, produsen perangkat harus merilis pembaruan firmware bagi pengguna mereka sesegera mungkin.
Selain itu, produsen juga perlu mempertimbangkan untuk meningkatkan standar keamanan pada perangkat mereka. Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan mekanisme autentikasi yang lebih kuat, seperti penggunaan protokol pairing yang lebih aman atau penambahan lapisan enkripsi tambahan. Dengan demikian, perangkat tidak hanya terlindungi dari kerentanan yang sudah diketahui, tetapi juga dari ancaman keamanan yang mungkin muncul di masa depan.
Kesimpulan: Pembaruan Otomatis sebagai Langkah Perlindungan Dasar
Pembaruan firmware otomatis yang diterapkan oleh Apple untuk Beats Studio Buds merupakan langkah penting dalam melindungi pengguna dari kerentanan keamanan yang serius. Meskipun celah ini sangat berbahaya, respons cepat dari Apple dan produsen lain menunjukkan bahwa industri teknologi semakin sadar akan pentingnya keamanan perangkat. Namun, pengguna tetap perlu mengambil inisiatif untuk memastikan perangkat mereka selalu diperbarui dan terlindungi.
Ke depannya, kolaborasi antara produsen perangkat, peneliti keamanan, dan pengguna akan menjadi kunci dalam menjaga keamanan ekosistem perangkat audio nirkabel. Produsen perlu lebih proaktif dalam menerapkan standar keamanan yang tinggi, sementara pengguna perlu lebih waspada terhadap risiko keamanan yang terkait dengan perangkat yang mereka gunakan. Dengan langkah-langkah yang tepat, ancaman seperti CVE-2025-20701 dapat diminimalkan, sehingga pengguna dapat menggunakan perangkat mereka dengan lebih aman dan tenang.
Lebih lanjut di Keamanan Siber & Privasi

Taiko Blokir Jembatan Usai Serangan, Nasabah Diminta Tarik Dana $1,7 Juta
Taiko mendeteksi serangan pada mekanisme verifikasi rantai yang memungkinkan pencurian bukti palsu hingga $1,7 juta. Semua pengguna diminta menarik aset dari jembatan di jaringan ini.

Jaringan Secret Kena Exploit $4,7 Juta Lewat Bug "Infinite Mint"
Bug "infinite mint" di jaringan Secret Network memungkinkan pencuri menciptakan token tidak berdasar senilai $4,7 juta, lolos selama seminggu sebelum akhirnya dicairkan ke bursa.

Botnet AryStinger Menyerang 4.000 Router D-Link: Ancaman Tersembunyi yang Mengancam Keamanan Jaringan
Botnet AryStinger telah menginfeksi lebih dari 4.000 router D-Link usang, mengubahnya menjadi proxy untuk lalu lintas jahat dan ancaman DNS hijacking. Ancaman ini tersebar luas di Asia, terutama Korea

