XRP Merosot 4% di Bawah $1,20: Apa yang Terjadi dan Apa yang Perlu Diwaspadai
Oleh Mag-Info Tech editorial · 2026-06-18

XRP mengalami tekanan jual yang cukup kuat dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Setelah sempat mencatatkan kenaikan signifikan mendekati level $1,22, aset ini justru terpental kembali dan menembus support penting di bawah $1,20. Penurunan ini menandai kegagalan breakout yang sempat terjadi, sekaligus menunjukkan bahwa pasar masih berhati-hati terhadap potensi resistensi yang belum terpecahkan.
Pasar kripto memang dikenal sangat fluktuatif, tetapi pergerakan XRP kali ini terasa lebih signifikan karena terjadi setelah periode kenaikan yang relatif stabil. Para trader kini tengah memantau level kritis ini untuk menentukan arah selanjutnya. Apakah ini hanya koreksi sementara atau awal dari tren penurunan yang lebih dalam? Jawabannya tergantung pada bagaimana level support dan resistensi berikutnya bereaksi.
XRP Kembali ke Level Support Kunci Setelah Gagal Tembus Resistensi
XRP sempat mencoba untuk menembus resistensi kuat di sekitar $1,20–$1,22 setelah sebelumnya berhasil keluar dari zona konsolidasi di $1,11–$1,15. Namun, tekanan jual yang datang secara tiba-tiba membuatnya kehilangan level tersebut dalam waktu singkat. Pada puncaknya, XRP sempat diperdagangkan di atas $1,22, tetapi kemudian anjlok hingga menyentuh level di bawah $1,20 dengan penurunan mencapai 4%.
Meskipun demikian, tidak semua harapan hilang bagi para investor. Setelah menyentuh level terendah, XRP berhasil dipulihkan oleh permintaan beli yang muncul di sekitar $1,17–$1,18. Level ini menjadi kunci penting untuk mencegah penurunan lebih lanjut. Jika level support ini berhasil dipertahankan, kemungkinan besar XRP akan mencoba untuk bangkit kembali. Namun, jika support ini pecah, risiko penurunan lebih lanjut menuju $1,15 akan semakin terbuka lebar.
Apa yang Menyebabkan Tekanan Jual terhadap XRP?
Tekanan jual yang terjadi pada XRP tidak bisa dilepaskan dari dinamika pasar yang lebih luas. Salah satu faktor utama adalah sikap trader yang cenderung mengambil keuntungan setelah reli yang cukup panjang. Ketika XRP mendekati level resistensi yang telah lama tidak terpecahkan, banyak trader yang memutuskan untuk menjual aset mereka untuk menghindari risiko kerugian akibat pembalikan arah.

Selain itu, faktor eksternal juga ikut memengaruhi. Misalnya, sentimen pasar yang kurang kondusif akibat ketidakpastian regulasi atau berita makroekonomi tertentu dapat mendorong investor untuk lebih berhati-hati. Meskipun XRP telah menunjukkan potensi yang menarik dalam beberapa waktu terakhir, sentimen negatif dapat dengan cepat mengubah arah pergerakan harganya.
Tidak ketinggalan, aktivitas whale atau investor besar juga dapat memicu pergerakan yang signifikan. Jika ada transaksi besar yang terjadi di level resistensi, hal ini dapat memicu reaksi berantai dari trader lain yang ikut menjual. Dalam konteks ini, XRP menjadi sangat rentan terhadap perubahan sentimen pasar yang tiba-tiba.
Analisis Teknikal: Level Support dan Resistensi yang Perlu Diwaspadai
Dari sisi analisis teknikal, pergerakan XRP saat ini sangat dipengaruhi oleh level-level kunci yang telah terbentuk. Setelah gagal mempertahankan kenaikan di atas $1,20, XRP kini kembali ke zona konsolidasi yang sebelumnya pernah ditinggalkan. Level resistensi utama saat ini berada di sekitar $1,20–$1,22, sedangkan support terdekat berada di $1,175 dan $1,15.
Jika XRP berhasil mempertahankan level $1,175, kemungkinan besar akan ada upaya untuk kembali menguji resistensi di $1,20. Sebaliknya, jika level support ini pecah, penurunan lebih lanjut menuju $1,15 atau bahkan lebih rendah lagi dapat terjadi. Para trader disarankan untuk memantau level-level ini dengan seksama karena pergerakan di sekitarnya dapat memberikan sinyal yang jelas mengenai arah selanjutnya.
Pola yang terbentuk juga menunjukkan bahwa XRP masih berada dalam fase konsolidasi yang relatif sempit. Hal ini mengindikasikan bahwa pasar masih mencari arah yang lebih jelas sebelum memutuskan untuk melanjutkan tren naik atau turun. Dalam situasi seperti ini, penting bagi investor untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan dan tetap mengikuti perkembangan data serta berita terbaru.
Dampak Sentimen Pasar terhadap XRP dalam Beberapa Minggu Terakhir








Hasil nyata dari AI MEFAI. Dapatkan diskon $50 untuk paket Pro.
Disponsori · Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil masa depan. Bukan saran keuangan.
Sentimen pasar terhadap XRP belakangan ini cukup beragam. Di satu sisi, ada optimisme yang muncul akibat perkembangan positif, seperti peningkatan minat institusional dan potensi peluncuran produk-produk keuangan yang melibatkan XRP. Namun, di sisi lain, ketidakpastian regulasi dan tekanan jual dari trader retail juga turut memengaruhi arah pergerakan harga.

Salah satu perkembangan yang cukup menarik adalah meningkatnya minat institusional terhadap XRP. Hal ini terlihat dari lonjakan volume perdagangan dan masuknya dana dari investor besar yang melihat potensi jangka panjang dari aset ini. Namun, meskipun demikian, pasar masih menantikan konfirmasi lebih lanjut mengenai status regulasi XRP, terutama di Amerika Serikat.
Ketidakpastian ini membuat banyak investor berhati-hati. Mereka cenderung menahan diri untuk tidak mengambil posisi terlalu agresif sampai ada kejelasan lebih lanjut. Akibatnya, pergerakan harga XRP menjadi lebih terbatas dan rentan terhadap perubahan sentimen yang tiba-tiba.
Apa yang Diharapkan oleh Trader dan Investor dalam Waktu Dekat?
Bagi trader jangka pendek, pergerakan XRP saat ini memberikan peluang untuk melakukan trading dalam kisaran yang terbatas. Mereka dapat memanfaatkan level support dan resistensi yang ada untuk melakukan pembelian di level rendah dan penjualan di level tinggi. Namun, strategi ini membutuhkan ketelitian dan pemantauan yang terus-menerus terhadap pergerakan harga.
Sementara itu, investor jangka panjang perlu mempertimbangkan faktor-faktor fundamental yang mendasari XRP. Meskipun harga saat ini mengalami tekanan, potensi jangka panjang dari aset ini masih tergantung pada adopsi yang lebih luas dan perkembangan ekosistemnya. Jika XRP berhasil menunjukkan kasus penggunaan yang lebih nyata, hal ini dapat mendorong kenaikan harga yang lebih berkelanjutan di masa depan.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah perkembangan teknologi dan jaringan Ripple. Jika RippleNet terus berkembang dan menarik lebih banyak mitra, hal ini dapat memberikan dampak positif terhadap permintaan terhadap XRP. Selain itu, perkembangan regulasi yang lebih jelas juga dapat membuka pintu bagi masuknya investor institusional yang lebih besar.

Risiko yang Perlu Diwaspadai oleh Investor XRP
Investor XRP perlu menyadari bahwa pasar kripto masih sangat fluktuatif dan penuh dengan ketidakpastian. Selain risiko harga, ada juga risiko regulasi yang perlu dipertimbangkan. Meskipun XRP telah menunjukkan potensi yang menarik, status hukumnya di beberapa negara masih menjadi perdebatan.
Selain itu, persaingan di industri blockchain dan kripto juga semakin ketat. Banyak proyek baru yang bermunculan dengan inovasi yang lebih menarik, sehingga XRP harus terus berinovasi untuk mempertahankan posisinya. Jika Ripple tidak mampu mempertahankan keunggulan kompetitifnya, hal ini dapat berdampak negatif terhadap harga XRP di masa depan.
Tidak ketinggalan, risiko keamanan juga perlu diperhatikan. Meskipun XRP sendiri relatif aman dari serangan, namun infrastruktur yang mendukungnya, seperti bursa atau dompet digital, tetap menjadi target potensial bagi para peretas. Oleh karena itu, investor disarankan untuk selalu menggunakan platform yang terpercaya dan menerapkan praktik keamanan yang baik.
Kesimpulan: XRP Masih dalam Fase Konsolidasi, Perhatikan Level Kunci
XRP saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami kegagalan breakout di atas resistensi kunci. Meskipun demikian, aset ini masih memiliki potensi untuk bangkit kembali jika mampu mempertahankan level support di sekitar $1,17–$1,18. Para trader dan investor perlu memantau dengan seksama level-level kunci ini untuk menentukan arah selanjutnya.
Bagi mereka yang berencana untuk berinvestasi atau bertrading di XRP, disarankan untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan. Perhatikan perkembangan terbaru, baik dari sisi teknikal maupun fundamental, sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Dengan demikian, risiko dapat diminimalkan dan peluang untuk meraih keuntungan dapat dimaksimalkan.
Lebih lanjut di Crypto & Trading

Strategi Terhenti Beli Bitcoin karena Saham Preferennya Merosot di Bawah Par
Saham preferen Strategi (STRC) anjlok ke rekor terendah $89, menghentikan program penjualan saham di atas par yang selama ini digunakan untuk membeli bitcoin. Penurunan ini memaksa perusahaan menjual

Block Luncurkan Builderbot: AI yang Mengotomatisasi 15% Pekerjaan Kode di Perusahaan
Block melalui unit AI-nya meluncurkan Builderbot yang mengotomatisasi 15% pekerjaan produksi kode harian dan memproses 1.500 permintaan penggabungan kode setiap minggu.

Kemenangan Barry Moore dalam Pilihan Raya Perdana Alabama: Bagaimana $12 Juta Krypto Mengubah Politik AS
Kandidat Senat AS Barry Moore memenangi putaran kedua Alabama dengan dukungan dana krypto terbesar tahun ini, menandai kemenangan strategis bagi industri kripto dalam memengaruhi politik AS.

